Pages

Rabu, 21 Juli 2010

Menyikapi Gambar Setan dan Salib Pada Logo Tim Bola

oleh: Setiyo Prajoko

Beberapa waktu yang lalu saya membaca berita menarik di kompas.com seperti ini

Para alim ulama Malaysia melarang kaum Muslim di negara tersebut untuk menggunakan atribut-atribut Manchester United (MU). Mereka menganggap simbol "Setan Merah" telah menghina kebesaran Tuhan.

Nama MU sangat laris di kalangan penggemarnya di Asia, termasuk Malaysia. Tahun lalu negara Jiran ini ikut mengundang Ryan Giggs dan kawan-kawan dalam tur pramusim mereka di Asia. Ketika MU membatalkan kunjungannya di Indonesia, Malaysia mendapat jatah dua kali menggelar pertandingan "Setan Merah".

Pada Maret lalu, MU menandatangani kontrak lima tahun dengan kelompok usaha komunikasi Telekom Malaysia sekaligus menanamkan brand klub itu sebagai tim terbesar di negara tersebut.

Namun demikian, para pemuka agama menegaskan agar umat Muslim di negara tersebut tidak mengenakan logo setan yang menjadi simbol "Setan Merah". Mereka juga melarang penggunaan gambar salib yang ada di seragam tim nasional Brasil, Portugal, Serbia, dan Norwegia, serta klub Barcelona.

"Tidak ada alasan mengenakan seragam seperti itu karena itu berarti, sebagai seorang Muslim, Anda mengidolakan simbol-simbol dari kepercayaan lain," kutip The Telegraph atas pernyataan Datuk Nooh Gadot, pemimpin ulama Johor, Malaysia.

"Dalam masalah ini, tidak ada kompromi atas nama hiburan, fashion, atau bahkan olahraga," tegasnya.

Sementara itu, ulama dari negara bagian Perak, Tan Sri Harussani Zakaria, menegaskan bahwa umat Muslim yang mengenakan seragam sepak bola itu "menjurus kepada perbuatan dosa" karena dengan memakai simbol dari kepercayaan lain berarti mendahulukan kepercayaan tersebut dibanding Islam.

Kalau saya mencermati isi berita tersebut saya sepakat dengan para pengemuka agama di Malaysia yang melarang memakai pakaian yang terdapat symbol-simbol non-islami. Apapun alasannya entah itu kegemaran, fans, olahraga atau yang lain tetap saja bagi seorang muslim harus menghindari pemakaian logo-logo tersebut. Karena boleh jadi ada misi tertentu dibalik pemasangan gambar salib atau setan atau yang lain yang tidak kita inginkan. Coba perhatikan gambar logo tim berikut ini:

Gambar Salib pada Logo Klub Barcelona

Gambar Salib pada Logo Klub AC Milan

Gambar Setan Merah pada Logo Klub Manchester United

Gambar Salib pada Logo Timnas Brazil

Gambar Salib pada Logo Timnas Portugal

Gambar Salib pada Kaos intermilan


Sebagai seorang muslim sudah sepatutnya tidak memakai gambar yang mencerminkan kepercayaan lain, semoga bisa mengubah paradigma anda.

13 komentar:

  1. ha ha ha..kasian...makanya bikin tim bola sendiri dong...,ngakak-pake curiga ada misi, bikin prestasi jangan cuma iri dan curiga

    BalasHapus
  2. bukan masalah iri, prestasi atau yang lain, ini menyangkut identitas seorang muslim dan mempertaruhkan kepercayaan, hubungan kita dengan Alloh. jadi tidak ada kompromi dengan hal ini. kalau anda menganggap hal ini biasa2 saja itu hak anda... kalau anda seorang muslim yg baik tentu akan memperhitungkan hal ini.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  5. keep posting bro...
    yg bilang bodoh, atheis nt ya???

    BalasHapus
  6. liverpool tidak ada sepertinya

    BalasHapus
  7. lha wong negara mereka emang penganut nasrani ya lumrah kalo ada logo2 itu. untuk indonesia sebagai penyeimbang ayo dibikin klub bola dg gambar klub berlogo bulan sabit

    BalasHapus
  8. lha wong negara mereka emang penganut nasrani ya lumrah kalo ada logo2 itu. untuk indonesia sebagai penyeimbang ayo dibikin klub bola dg gambar klub berlogo bulan sabit

    BalasHapus
  9. Cailah cuma gara gara lambang aja dihubungin sama kepercayaan,lebe amat lu
    Yg disuka kan clubnya bukan lambangnya !
    Lol

    BalasHapus
  10. Bodoh amat jadi orang, kalo emang ga senang sm orang yahudi yah ga usah pake produk2 org yahudi bro

    BalasHapus
  11. Jangan terllu berlebihan.kita kn cma make..kga fi masukan hati.masa krna hoby kita menggadaikan iman
    ...

    BalasHapus
  12. Kita ngefans sama klub dan prestasinya bro...bkan lambangx...

    BalasHapus

Mohon komentarnya dengan tutur bahasa yang baik, terima kasih