Rabu, 11 Agustus 2010

Mati Selasa Kliwon, Tali Pocong Dicuri

Tampaknya sebagian manusia masih saja tersesat dalam kemusyrikan. Heran saja ketika membaca berita kompas.com dengan judul tersebut. Ingat... Alloh akan mengampuni dosa seorang hamba kecuali dosa syirik. Jadi berhati-hatilah...

Warga Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, digegerkan oleh
peristiwa pencurian tali pocong, Rabu
(11/8/2010). Para pencuri tali pocong itu sangat nekat karena membongkar kuburan Sapani (70), warga setempat yang baru sehari dikuburkan, Selasa (10/8/2010).

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, pelaku pencurian diperkirakan lebih dari tiga orang. Pasalnya, pelaku mencuri semua (tiga buah) tali pocong yang mengikat mayat tersebut, yaitu di bagian atas kepala, badan, dan kaki. Tiga orang pencuri itu diduga akan menggunakan tali pocong hasil curian masing-masing untuk semacam jimat.

Adapun peristiwa tersebut diketahui pada hari Rabu (11/8/2010) sekitar pukul 09.00 WIB oleh salah seorang pengunjung makam, Thoyib. Kala itu Thoyib hendak nyekar di pusara saudaranya yang berada di pemakaman desa tersebut.

Saat melewati lokasi makam, ia merasa curiga melihat beberapa papan kayu yang berserakan. Setelah diamati dengan seksama, ternyata papan-papan kayu tersebut adalah papan penutup yang biasanya dikubur bersama jenazah saat dimakamkan.

Kecurigaan Thoyib semakin bertambah ketika melihat makam almarhum Sapani dalam kondisi amburadul. Di makam yang tanahnya masih basah itu terlihat banyak bekas galian yang tak selesai. Batu nisan makam Sapani juga copot dari tempatnya.

Maka, tanpa banyak cakap, Thoyib langsung melaporkan temuannya ke juru kunci makam. Setelah itu, keluarga Sapani pun dihubungi. Pihak keluarga segera datang ke makam.

“Kami mendapat laporan dari Pak Thoyib dan langsung memeriksa ke sini. Ternyata benar, makam kondisinya semrawut. Akhirnya kami membongkar makam dan memeriksa mayat. Alhmadullilah, mayat bapak saya masih utuh,” ujar Sujito, anak sulung Sapani.

Proses penggalian kembali makam tersebut disaksikan oleh ratusan warga, perangkat Desa Bagorejo, dan beberapa petugas Polsek Srono. Tak berselang lama diketahui bahwa hanya tiga tali pocong yang hilang, sedangkan kondisi jenazah masih utuh.

Pihak keluarga dan banyak warga setempat maupun perangkat desa merasa tidak habis pikir dengan peristiwa tersebut. Selain mempertanyakan motif pencurian, mereka juga menyayangkan karena mayat yang baru sehari dikubur telah diobrak-abrik, apalagi dilakukan di bulan Ramadhan.

“Saya tidak menyangka bahwa di zaman modern seperti sekarang ini masih ada yang melakukan perbuatan seperti itu,” sesal Djoko Purnomo, Kades Bagorejo.

Menurut keterangan yang diperoleh, Sapani meninggal dunia karena sakit di hari Selasa Kliwon (kalender Jawa), atau sehari menjelang datangnya bulan Ramadhan tahun ini. Biasanya, makam orang yang meninggal pada hari itu akan dijaga warga atau keluarganya.

Langkah tersebut dilakukan setidaknya sampai tujuh hari tujuh malam. Pasalnya, sebagian orang Jawa, khususnya di Banyuwangi, masih percaya bahwa orang yang meninggal dunia pada hari Selasa Kliwon bagian tubuhnya atau kain kafannya dapat berguna sebagai ajimat sehingga menjadi incaran para penganut ilmu hitam.

Namun, warga yang tak percaya hal seperti itu tidak menjaga makam seseorang yang meninggal pada Selasa Kliwon, termasuk makam Sapani. Ternyata, makam yang dijaga tersebut dibongkar orang, kemudian tiga tali pocongnya dicuri. (uni)

Coccyx (tulang Sulbi / Tungging)


Coccyx (tulang sulbi) adalah tulang terbawah dari vertebral column (tulang punggung). Disebutkan dalam banyak hadits bahwa tulang ini adalah asal mula manusia, bahwa dari tulang inilah mereka akan dibangkitkan pada hari Kiamat, dan bahwa tulang ini tidak hancur di dalam tanah.

Hadits-Hadits Nabi Saw:

1. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasul saw bersabda, ‘Semua bagian tubuh anak Adam akan dimakan tanah kecuali tulang sulbi yang darinya ia mulai diciptakan dan darinya dia akan dibangkitkan.’ (HR Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad in Musnad-nya, dan Malik in kitab al-Muwaththa’).

2. Diriwayatkan Abu Hurairah bahwa Rasul saw bersabda, ’Ada satu tulang pada anak Adam yang tidak dimakan tanah.’ Mereka bertanya, ‘Apa itu, ya Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Tulang sulbi.’ (HR Bukhari, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, Ahmad dalam kitabnya al-Musnad, and Malik dalam kitabnya al-Muwaththa’).

Jadi, hadits-hadits tersebut jelas dan memuat fakta-fakta sebagai berikut:
1. Manusia diciptakan mulai dari tulang sulbi.
2. Tulang sulbi tidak hancur.
3. Pada hari Kiamat, kebangkitan manusia bermula dari tulang sulbi.

Tahap-Tahap Pembentukan Janin

Ketika sperma membuahi ovum, maka pembentukan janin dimulai. Ovum yang telah terbuahi atau disebut zigot itu terbelah menjadi dua sel, dan masing-masing sel itu membelah menjadi dua sel lagi. Pembelahan dan perkembangan sel itu berlangsung hingga terbentuknya embryonic disk (lempengan embrio) yang memiliki dua lapisan.

Tulang Punggung dan Tulang Sulbi:

• External Epiblast yang terdiri dari cytotrophoblasts yang menyuplai makanan embrio pada dinding uterus, dan menyalurkan nutrisi dari darah dan cairan kelenjar pada dinding uterus.

• Internal Hypoblast: Dimulai sejak janin terbentuk dengan ijin Allah. Pada hari ke-15, lapisan sederhana muncul pada bagian belakang embrio dengan bagian belakang yang tirus, dan disebut primitive node (gumpalan sederhana).

Sisi unsur primitif yang muncul itu diketahui sebagai bagian belakang dari embrio. Dari unsur primitif dan gumpalan sederhana ini seluruh jaringan dan organ janin terbentuk sebagai berikut:

• Ectoderm, membentuk kulit dan sistem syaraf pusat.

• Mesoderm, membentuk otok halus sistim digestive (pencernaan), otot skeletal (kerangka), sistem sirkulasi, jantung, tulang pada bagian kelamin, dan sistem urine (selain kandung kemih), jaringan subcutaneous, the sistem limpa, limpa, dan kulit luar.

• Endoderm membentuk lapisan pada sistim digestive, sistem pernafasan, organ-organ yang berhubungan dengan sistim digestive (seperti liver and pankreas), kandung kemih, kelenjar thyroid (gondok), dan saluran pendengaran.

Jadi, lapisan dan gumpalan sederhana itu merupakan tulang sulbi yang dijelaskan Nabi saw kepada kita. Cacat pada janin merupakan bukti bahwa tulang sulbi itu mengandung sel-sel induk bagi seluruh jaringan manusia.

Kesimpulannya, tulang sulbi itu merupakan gumpalan sederhana, dan ia bisa berkembang dengan menghasilkan tiga lapisan yang membentuk janin: ectoderm, mesoderm and endoderm. Ia juga membentuk seluruh organ tubuh..



Tulang Sulbi tidak Bisa Hancur:

Berbagai riset menemukan bahwa pembentukan dan pengorganisasian sel-sel janin itu ditopang sepenuhnya oleh lapisan dan gumpalan sederhana, dan sebelum pembentukannya tidak ada diferensiasi sel-sel. Salah seorang peneliti terkemuka yang membuktikan hal ini adalah ilmuwan Jerman yang bernama Hans Spemann.

Setelah melakukan eksperimen-eksperimen terhadap lapisan dan gumpalan sederhana yang mengatur penciptaan janin, dan karena itu ia menyebutnya ‘primary organizer’, maka ia memotong bagian ini dari satu janin dan mengimplantasinya (cangkok) pada janin lain pada tahapan permulaan embrio (minggu ketiga dan keempat). Upaya ini membawa kepada pembentukan janin skunder pada guest body (organ tamu) segera sesudah pencampuran dan pembentukan yang ditopang oleh sel-sel tamu pada implantasi itu.

Ilmuwan Jerman tersebut memulai eksperimennya pada ampibi dengan melakukan implantasi primary organiser pada janin kedua, yang mengakibatkan perkembangan embrio skunder.

Pada tahun 1931, ketika Spemann memotong ‘primary organiser’ dan mengimplantasinya, maka potongan itu tidak memengaruhi eksperiman lagi, sementara embrio skunder itu tetap berkembang.
Pada tahun 1933, Spemann dan ilmuwan lain mengadakan eksperimen yang sama, tetapi kali ini primary organiser itu dipanaskan. Embrio sekunder itu tetap berkembang meskipun primary organiser itu dipanaskan, dan itu menunjukkan bawha sel-sel tersebut tidak terpengaruh. Pada tahun 1935, Spemann dianugerahi Nobel atas penemuannya tentang Primary Organiser tersebut.


Dr Othman Al Djilani dan Syaikh Abdul Majid melakukan beberapa eksperimen terhadap tulang sulbi pada bulan Ramadhan 1423 di Rumah Sheikh Abdul Majid Azzandani, di Sanaa, Yaman.

Keduanya memanggang tulang punggung berikut tulang sulbi dengan gas selama sepuluh menit hingga benar-benar terbakar (tulang-tulang berubah merah lalu hitam). Kemudian keduanya meletakkan potongan-potongan yang telah gosong itu pada kotak steril, dan membawanya ke laboratorim analisa terkenal di Sanaa (Al Olaki Laboratory). Dr al Olaki, the professor bidang histologi dan pathologi di Sanaa University, menganalisa potongan-potongan tersebut dan menemukan bahwa sel-sel pada jaringan tulang coccyx tidak terpengaruh, dan ia dapat bertahan terhadap pembakaran (hanya otot, jaringan lemak, dan sel-sel sumsum tulang saja yang terbakar, sementara sel-sel tulang tidak terpengaruh).

Oleh: Dr. Muhammad Daudah,

sumber : eramuslim.com

Sabtu, 07 Agustus 2010

Peristiwa 911 dan Uang Dollar Amerika

Setelah peristiwa 11 September terjadi, di internet beredar sebuah cerita menarik tentang uang kertas Dolar Amerika yang dipercayai telah meramalkan peristiwa tersebut. Benarkah uang kertas dolar Amerika yang telah didesain 450 tahun yang lalu mengetahui bencana tersebut akan terjadi?

Suatu kebetulan yang menakjubkan, ternyata uang kertas dolar Amerika bisa meramalkan kejadian 9/11. Benarkah uang kertas dolar Amerika yang telah didesain 450 tahun yang lalu mengetahui bencana tersebut akan terjadi? ataukah Peristiwa 11 September merupakan sebuah konspirasi tingkat tinggi yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat sendiri?

Para pemercaya teori konspirasi beralasan bahwa uang kertas Dolar Amerika didesain oleh para anggota Freemansory dan iluminati yang merupakan sebuah perkumpulan rahasia yang dianggap paling bertanggung jawab dalam banyak peristiwa di dunia ini. Organisasi ini bertujuan menciptakan sebuah tatanan dunia baru. Lihatlah gambar-gambar dibawah ini :

Kita mulai dari uang kertas 20 dolar :



Kemudian dilipat menjadi dua seperti dibawah ini.



Dilipat lagi...



Dan kemudian terlihat Pentagon yang terbakar mengeluarkan asap....



Untuk lebih jelasnya, lihatlah gambar berikut ini :



Sekarang hubungan antara 20 Dolar dengan WTC di New York :



Dan hasil lipatannya sekali lagi menunjukkan gambar serupa dengan menara kembar WTC yang mengeluarkan asap.



Sekali lagi, gambar dibawah ini menunjukkan lebih jelas...



Masih uang 20 dolar. Apabila dilipat dengan cara seperti di bawah ini, maka muncul nama OSAMA.



Sekarang uang kertas 5 dolar. Dilipat seperti tadi, dan muncul gambar yang menunjukkan menara WTC sebelum dan sesudah ditabrak pesawat.




Lihat uang 100 dolar berikut ini :



50 dolar.....gambar yang menunjukkan saat bangunannya runtuh....



Apakah peristiwa 11 September sudah diramalkan oleh uang kertas ini ? ataukah hanyalah sebuah kebetulan. Paling tidak ini adalah sebuah Origami yang cerdas, percaya tidak percaya.